Wednesday, June 4, 2008

Snoopy

Chales Schulz pernah mengalami depresi dan
kecemasan teru menerus. Ia mengekspresikan
perasaannya karena penolakan dan penolakan
dan ketidakpastian lewat kartunnya.

Pada 2 Oktober 1950, Peanuts, anak berkepala
bundar Charlie Brown, Lucy dan seekor anak
anjing bernama Snoopy, memulai debutnya.
Kehidupan Schulz direfleksikan lewat penderi-
taan panjang Charlie Brown yang selalu bernasib
sial danselalu menggerutu.

Ia menghabiskan seumur hidupnya untuk
menggambarkan kegagalan dalam Peanuts
Kartun ini dimuat di lebih dari 2.400 koran,
meraih lebih dari 355 juta pembaca di 75 negara
dalam 21 bahasa setiap harinya.

Schulz adalah kartunis yang paling berhasil
dalam sejarah, berpenghasilan kotor sekitar
30 – 40 juta dolar Amerika dari kartun stripnya
dan produk lisensinya. Schulz memenangkan
beberapa pengharagaan termasuk Reuben Award,
penghargaan tertinggi untuk seni komik, Kartunis
Internasional tahun ini dan
France’s Commander
of Arts and Letters.

No comments: