Wednesday, June 4, 2008

Kedamaian Hati adalah kedamaian sejati

Seorang Raja mengadakan sayembara dan akan
memberi hadiah yang melimpah kepada siapa saja
yang
bisa melukis tentang kedamaian. Ada banyak
seniman dan pelukis
berusaha keras untuk meme-
nangkan lomba tersebut.

Sang Raja berkeliling
melihat-lihat hasil karya mereka.
Hanya ada dua buah
lukisan yang benar-benar paling
disukainya. Tapi, sang Raja harus
memilih satu di
antara keduanya.


Lukisan pertama menggambarkan sebuah telaga yang
tenang. Permukaan telaga yang itu bagaikan cermin
sempurna
yang memantulkan kedamaian gunung-
gunung yang tenang menjulang mengitarinya.
Di atasnya
terpampang langit biru dengan awan putih
berarak-
arak. Semua yang mandang lukisan ini akan
berpendapat, inilah lukisan terbaik mengenai
kedamaian.

Lukisan kedua menggambarkan pegunungan juga.
Namun
tampak kasar dan gundul.
Di atasnya terlukis langit yang gelap dan merah
menandakan turunnya hujan badai, sedangkan
tampak kilat
menyambar-nyambar liar. Di sisi gunung
ada air terjun deras yang
berbuih-buih, sama sekali
tidak menampakkan ketenangan dan kedamaian.


Tapi, sang
raja melihat sesuatu yang menarik,
Di balik air terjun
itu tumbuh semak-semak kecil di
atas sela-sela batu. Di dalam
semak-semak itu
seekor induk burung pipit meletakkan sarangnya.
Jadi,ditengah-tengah riuh rendahnya air terjun,
seekor
induk Pipit sedang mengerami telurnya
dengan damai.

Benar-benar damai.

Lukisan manakah yang memenangkan lomba?
Sang Raja memilih lukisan nomor dua.

Tahukah Anda mengapa?
karena jawab sang Raja,
"Kedamaian bukan berarti Anda harus berada
di tempat
yang tanpa keributan, kesulitan atau
pekerjaan yang keras dan
sibuk.

Kedamaian adalah hati yang tenang dan damai,
meski
Anda berada di tengah-tengah keributan
luar biasa."


"Kedamaian hati adalah kedamaian sejati."


Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

No comments: