Friday, May 23, 2008

Kehidupan yang Berarti

Berapa umur anda saat ini?
25 tahun, 35 tahun, 45 tahun atau bahkan 60 tahun...
Berapa lama anda telah melalui kehidupan anda?
Berapa lama lagi sisa waktu anda untuk menjalani kehidupan?
Tidak ada seorang pun yang tahu kapan kita mengakhiri hidup ini.

Matahari terbit dan kokok ayam menandakan pagi telah tiba.
Waktu untuk kita bersiap melakukan aktivitas, sebagai karyawan,
sebagai pelajar, sebagai seorang profesional, dll.

Kita memulai hari yang baru. Macetnya jalan membuat kita
semakin tegang menjalani hidup. Terlambat sampai di kantor,
itu hal biasa. Pekerjaan menumpuk, tugas dari boss yang
membuat kepala pusing, sikap anak buah yang tidak memuaskan,
dan banyak problematika pekerjaan harus kita hadapi di kantor.

Tak terasa, siang menjemput..."Waktunya istirahat..makan-makan..
" Perut lapar, membuat manusia sulit berpikir. Otak serasa buntu.
Pekerjaan menjadi semakin berat untuk diselesaikan.
Matahari sudah berada tepat di atas kepala. Panas betul hari ini...

Akhirnya jam istirahat selesai, waktunya kembali bekerja...
Perut kenyang, bisa jadi kita bukannya semangat bekerja
malah ngantuk. Aduh tapi pekerjaan kok masih banyak yang
belum selesai. Mulai lagi kita kerja, kerja dan terus bekerja
sampai akhirnya terlihat di sebelah barat...

Matahari telah tersenyum seraya mengucapkan selamat berpisah.
Gelap mulai menjemput. Lelah sekali hari ini. Sekarang jalanan
macet. Kapan saya sampai di rumah. Badan pegal sekali, dan
badan rasanya lengket.Nikmat nya air hangat saat mandi nanti.
Segar segar...

Ada yang memacu kendaraan dengan cepat supaya
sampai di rumah segera, dan ada yang berlarian mengejar
bis kota bergegas ingin sampai di rumah.
Dinamis sekali kehidupan ini.

Waktunya makan malam tiba. Sang istri atau mungkin Ibu kita
telah menyiapkan makanan kesukaan kita. "Ohh..ada sop ayam" .
"Wah soto daging buatan ibu memang enak sekali".
Suami memuji masakan istrinya, atau anak memuji masakan Ibunya.
Itu juga kan yang sering kita lakukan.

..Selesai makan, bersantai sambil nonton TV.
Tak terasa heningnya malam telah tiba.
Lelah menjalankan aktivitas hari ini, membuat kita tidur dengan lelap.
Terlelap sampai akhirnya pagi kembali menjemput dan
mulailah hari yang baru lagi.

Kehidupan..ya seperti itu lah kehidupan di mata sebagian
besar orang. Bangun, mandi, bekerja, makan,
dan tidur adalah kehidupan.

Jika pandangan kita tentang arti kehidupan sebatas itu,
mungkin kita tidak ada bedanya dengan hewan yang puas
dengan bisa bernapas, makan, minum, melakukan
kegiatan rutin, tidur. Siang atau malam adalah sama.
Hanya rutinitas...
sampai akhirnya maut menjemput.

Memang itu adalah kehidupan tetapi bukan kehidupan
dalam arti yang luas. Sebagai manusia jelas kita memiliki
perbedaan dalam menjalankan kehidupan.
Kehidupan bukanlah sekedar rutinitas.

Kehidupan adalah kesempatan untuk kita mencurahkan
potensi diri kita untuk orang lain.

Kehidupan adalah kesempatan untuk kita berbagi suka
dan duka dengan orang yang kita sayangi.

Kehidupan adalah kesempatan untuk kita bisa mengenal orang lain.

Kehidupan adalah kesempatan untuk kita melayani setiap
umat manusia.

Kehidupan adalah kesempatan untuk kita mencintai pasangan kita,
orang tua kita, saudara, serta mengasihi sesama kita.

Kehidupan adalah kesempatan untuk kita belajar dan terus belajar
tentang arti kehidupan.

Kehidupan adalah kesempatan untuk kita selalu mengucap syukur
kepada Yang Maha Kuasa .. Kehidupan adalah ... dll.

Begitu banyak Kehidupan yang bisa kita jalani.

Berapa tahun anda telah melalui kehidupan anda ?

Berapa tahun anda telah menjalani kehidupan rutinitas anda ?

Akankah sisa waktu anda sebelum ajal menjemput hanya anda korbankan
untuk sebuah rutinitas belaka ?

Kita tidak tahu kapan ajal akan menjemput, mungkin 5 tahun lagi,
mungkin 1 tahun lagi, mungkin sebulan lagi, mungkin besok, atau mungkin 1
menit lagi.

Hanya Tuhanlah yang tahu...

Pandanglah di sekeliling kita...ada segelintir orang yang membutuhkan
kita.

Mereka menanti kehadiran kita. Mereka menanti dukungan kita.
Orang tua, saudara, pasangan, anak, sahabat dan sesama......

Serta Tuhan yang setia menanti ucapan syukur dari bibir kita.

Bersyukurlah padaNYA setiap saat bahwa kita masih dipercayakan
untuk menjalani kehidupan ini.
Buatlah hidup ini menjadi suatu ibadah.

Selamat menjalani hidup yang lebih berkualitas.

No comments: