Friday, May 23, 2008

Hati Seekor Tikus

Seekor tikus merasa hidupnya sangat tertekan
karena takut pada kucing. Ia lalu menemui seorang
penyihir sakti untuk meminta tolong. Penyihir memenuhi
keinginannya dan mengubah si tikus menjadi seekor kucing.

Namun setelah menjadi kucing, kini ia begitu ketakutan pada anjing.
Kembali ia menemui penyihir sakti yang kemudian mengubahnya
menjadi seekor anjing.

Tak lama setelah menjadi anjing, sekarang ia merasa ketakutan
pada singa.
Sekali lagi penyihir sakti memenuhi keinginannya dan mengubahnya
menjadi seekor singa.

Apa yang terjadi?
Kini ia sangat ketakutan pada pemburu. Ia mendatangi lagi
si penyihir sakti meminta agar diubah menjadi pemburu. Kali ini si
penyihir sakti menolak keinginan itu sambil berkata,

"Selama kau masih berhati tikus, tak peduli bagaimana pun bentukmu,
kau tetaplah seekor tikus yang pengecut"

Ya..! Kita adalah apa yang ada di dalam hati kita. Bentuk luar, tingkah
laku, dan lain-lain hanyalah tempelan yang dapat menyembunyikan "kita"
yang sejati.


(inspired by: Anthonny De Mello)

No comments: