Saturday, May 24, 2008

Garfield Dari Ohio

Dalam sebuah gubuk di perbatasan Ohio hidup seorang
janda melarat bersama anak laki-lakinya yang berusia 18 bulan.
Anak itu tumbuh subur dan beberapa tahun kemudian,
ia sudah harus menebangi kayu dan menanami sejengkal
tanah dalam hutan yang dimiliki ibunya.

Walau demikian, ia selalu menyediakan waktu untuk belajar.
Setiap jam ia gunakan untuk belajar dari buku-buku yang
dipinjamnya karena tidak mampu membelinya. Ketika berusia
enam belas tahun, dengan senang hati ia bekerja sebagai
seorang pengembala keledai di sepanjang kanal. Tak lama
kemudian ia menerima pekerjaan baru sebagai seorang
tukang sapu dan membunyikan lonceng di sekolah untuk
membiayai sekolahnya.

Tahun pertama di Geanga Seminarie, ia cuma memperoleh
17 dolar. Lalu ia bekerja pada seorang tukang kayu dengan
bayaran 1 dolar seminggu. Malam hari, bila sedang libur,
ia bekerja lembur. Ia datang pada hari Sabtu untuk menerima
bayaran 1 dolar dan 2 sen. Musim dingin selanjutnya ia
mengajar dengan gaji 12 dolar.

Tak lama kemudian ia belajar di William College dan berhasil
lulus sebagai seorang dokter dengan gelar cum laude. Pada
usia 26 tahun, ia menjadi anggota Senat Amerika Serikat dan
tujuh tahun kemudian menjadi anggota Kongres.

James A. Garfield akhirnya menjadi Presiden Amerika Serikat.

Teladannya merupakan sumber inspirasi bagi siapa pun yang memulai
hidupnya dari dasar.

No comments: