Tuesday, May 27, 2008

Bagian Penting Tubuhmu

Ibuku selalu bertanya padaku, apa bagian
tubuh yang paling penting. Bertahun-tahun,
aku selalu menebak dengan jawaban yang
aku anggap benar.

Ketika aku muda, aku pikir suara adalah
yang paling penting bagi kita sebagai manusia,
jadi aku jawab “Telinga, Bu.” Tapi, ternyata itu
bukan jawabannya.

“Bukan itu, Nak. Banyak orang yang tuli.
Tapi, teruslah memikirkannya dan aku
menanyakan lagi nanti.”

Beberapa tahun kemudian, aku mencoba
menjawab, sebelum dia bertanyapadaku lagi.
Sejak jawaban pertama, kini aku yakin jawaban
kali ini pasti benar. Jadi, kali ini aku memberi-
tahukannya. “Bu, penglihatan sangat penting bagi
semua orang, jadi pastilah mata kita yang paling
penting.”

Dia memandangku dan berkata,
“Kamu belajar dengan cepat, tapi jawabanmu
masih salah karena banyak orang yang buta.”

Gagal lagi, aku meneruskan usahaku mencari
jawaban baru dan dari tahun ke tahun, ibu terus
menjawab padaku beberapa kali dan jawaban
dia selalu, “Bukan. Tapi, kamu makin pandai dari
tahun ke tahun, Anakku.”

Akhirnya tahun lalu, kakekku meninggal.
Semua keluarga sedih. Semua menangis. Bahkan
ayahku menangis. Aku sangat ingat itu karena itulah
saat kedua kalinya aku melihatnya menangis.
Ibuku memandangku ketika tiba giliranku untuk
mengucapkan selamat tinggal pada kakek.

Dia bertanya padaku, “Apakah kamu sudah
tahu apa bagian tubuh yang paling
penting, sayang?”

Aku terkejut ketika ibu bertanya pada saat
seperti ini. Aku sering berpikir, ini hanyalah
permainan antara ibu dan aku.

Ibu melihat kebingungan di mataku dan
memberitahuku, “Pertanyaan inipenting.
Ini akan menunjukkan padamu apakah
kamu sudah benar – benar “hidup”. Untuk
semua bagian tubuh yang kamu beritahu
padaku selama ini, aku selalu berkata kamu
salah dan aku telah memberitahukan kamu
kenapa. Tapi, hari ini adalah hari di mana
kamu harus mendapat pelajaran yang
sangat penting.”

Dia memandangku dengan wajah keibuan.
Aku melihat matanya penuh dengan air.
Dia berkata, “Sayangku, bagian tubuh yang
paling penting adalah bahumu.”

Aku bertanya,”Apakah karena fungsinya
untuk menahan kepala?”

Ibu membalas, “Bukan, tapi karena bahu
dapat menahan kepala seorang teman
atau orang yang kamu sayangi ketika
mereka menangis. Kadang – kadang
dalam hidup ini, semua orang perlu bahu
untuk menangis. Aku cuma berharap,
kamu punya cukup kasih sayang dan
teman – teman agar kamu selalu punya
bahu untuk menangis kapan pun kamu
membutuhkannya.”

Akhirnya, aku tahu, bagian tubuh yang
paling penting adalah tidak menjadi
orang yang mementingkan diri sendiri.
Tapi, simpati terhadap penderitaan
yang dialami oleh orang lain. Orang akan
melupakan apa yang kamu katakan.
Orang akan melupakan apa yang kamu
lakukan. Tapi, orang TIDAK akan pernah
lupa bagaimana kamu membuat mereka berarti.”


Salam,

Thanks to Ciwi.

No comments: